Hasil Kerajinan Oke, Tinggal Pemasaran Perlu Perhatian

MARTAPURA,- Tempat Pembuangan Sampah (TPS) 3R di Kabupaten Banjar sudah dikelola dengan baik, hanya saja masih diperlukan peningkatan kualitas SDM dalam pengelolaan,  bahkan yang terpenting adalah sisi pemasaran hasil produk kerajinan yang sudah dibuat.

Hal tersebut diungkapkan Direktur Bank Sampah Sekumpul Martapura Dewi Heldayati di sesi program “Bakisah” (bijak kelola sampah) di Radio Suara Banjar, Kamis (03/11/2022) pagi.

Dewi menekankan, peran dinas terkait dalam membantu sektor pemasaran produk kerajinan yang berasal dari daur ulang sampah tersebut sangat diharapkan, mengingat hasil produk justru lebih menjanjikan pasar-pasar luar negeri dibandingkan pasar lokal.

Menurutnya, hal ini harus dikoordinasikan, selain pemerintah melalui dinas terkait, keterlibatan pihak swasta juga tak kalah pentingnya untuk bergandeng tangan kerjasama dalam hal pemasaran dimaksud.

” Sangat disayangkan jika hasil kerajinan produk olahan sampah dari TPS 3R ini terkendala di sisi pemasaran yang tepat, karena jika ini berhasil tentu akan menjadi langkah peningkatan ekonomi baik bagi daerah maupun perajin sendiri,” tutur Dewi.

Hasil kerajinan dari TPS 3R dari sisi yang masih perlu dibenahi yaitu pembinaan, secara sosial emosional.

” Jangan sampai kita kehilangan orang kreatif, karena mereka sudah memberikan sebuah hasil karya yang punya nilai jual tinggi,” tutup Dewi.

Lebih jauh Dewi berpesan agar masyarakat jangan sampai mengotori taman yang ada di Martapura. Menurutnya diperlukan kesadaran yang tinggi akan pentingnya budaya lingkungan bersih dan sehat, dan akan berdampak pada penilaian wisatawan yang datang.

Reporter : Akhmad Effendy
Editor : Ronny Lattar

Related posts

Dukung Dunia Pendidikan, “Desa Pintar” di Karang Intan Serahkan Sejumlah Bantuan

Martapura Nihil Korban, Aparat Desa Diminta Lapor Jika Menemukan Tanaman Kecubung  

Aplikasi Si Kembar dan SIMPUL Disosialisasikan