Dinkes Banjar Gelar Bakti Kesehatan Massal di Tiga Desa Rawan Banjir

 

MARTAPURA – Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) menggelar bakti kesehatan massal sebagai tindak lanjut penanganan banjir akhir 2025, Sabtu (3/1/2026) pagi.

Kegiatan menyasar tiga desa rawan banjir di dua kecamatan, yakni Desa Pemakuan dan Tajau Landung Kecamatan Sungai Tabuk, serta Desa Tunggul Irang Ulu Kecamatan Martapura.

Tim Dinkes bersama personel PSC 119 dipimpin M Kholdani memberikan pelayanan meliputi pemeriksaan tekanan darah, kolesterol, asam urat, konsultasi medis serta pembagian obat salep kulit. Selain itu, ratusan balita dan ibu hamil menerima biskuit tinggi protein sebagai upaya pencegahan stunting.


Koordinator Tim PSC 119, M Kholdani, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari sinergi penanganan banjir Pemkab Banjar.

“Kami melakukan skrining dini penyakit tidak menular yang kerap meningkat pasca-bencana,” ujarnya.

Lebih dari 500 warga tercatat telah mendapatkan layanan, dengan puluhan kasus hipertensi dan gangguan kulit. Warga sendiri menyambut antusias kegiatan tersebut.

“Rumah kebanjiran, kulit gatal-gatal. Untung Dinkes datang cepat setelah banjir surut, tekanan darah saya dicek dan dikasih salep,” ujar Siti (35) warga Pemakuan.


Bakti kesehatan ini sejalan dengan program prioritas Pemkab Banjar dalam implementasi UU Kesehatan Nomor 17 Tahun 2023 dan Rencana Penanganan Bencana 2026. Dinkes Banjar berencana melanjutkan kegiatan serupa di kecamatan lain terdampak banjir dengan melibatkan posyandu desa untuk pemantauan berkelanjutan.

 

Tim
Editor : Ronny Lattar
Uploader : Suhendra

Pos terkait

Banjir Rendam Ratusan Sekolah, Disdik Banjar Terapkan Pembelajaran Jarak Jauh

Tinjau Pengungsi Korban Banjir di Sungai Tabuk, Mensos Pastikan Rumah Rusak Akan Dapat Bantuan

Pemkab Banjar Terus Hadir Untuk Warga Terdampak Banjir, Ribuan Nasi Bungkus Dibagikan di Sungai Tabuk