Pemuda, Sudah Bijakkah Kelola Sampah

229

MARTAPURA,- Peranan pemuda sangat diperlukan dalam aksi nyata pada kegiatan sosial kemasyarakatan, terutama dalam penanganan dan pengelolaan sampah dengan baik. Ada 3 (tiga) poin penting yang harus dilakukan, yang pertama adalah saling edukasi satu sama lainnya, karena disadari kesadaran pemuda masih kurang mengetahui bagaimana tata kelola sampah. Contoh nyata masih ada sampah yang dibuang bukan pada tempatnya seperti di tepi jalan saluran irigasi padahal tempat pembuangan sampah sementara sudah ada.

Hal tersebut diungkapkan Muhammad Wahyu Pratama SH, Sekretaris DPD KNPI Kabupaten Banjar, saat gelaran talkshow “Bakisah (Bijak Kelola Sampah)” bersama Bank Sampah Sekumpul Martapura, di Radio suara Banjar, Kamis (24/02/2022) pagi.

Yang kedua dikatakannya, menumbuhkan jiwa sosial kepada para pemuda, sementara yang ketiga pemuda itu adalah agen perubahan, yakni perubahan yang dilakukan pada diri sendiri, bagaimana cara memilah sampah pribadi dan menjadikannya sejumlah uang.

“ Tidak usah muluk-muluk, mulai dari diri kita sendiri saja bagaimana melakukan kebiasaan mulai dari bangun tidur, bagaimana memilah sampah pribadi, ini akan menjadi inspirasi bagi masyarakat sekitarnya,” ujarnya.

Wahyu menjelaskan, KNPI Kabupaten Banjar juga sudah mulai menjalin kerjasama dengan Bank Sampah Sekumpul dengan program “SATU PEMUDA SATU SAMPAH” Kerjasama tersebut adalah satu rumah satu tempat pembuangan sampah yang lengkap kategorinya. Diakuinya kerjasama tersebut memang sejauh ini masih tahap pencanagan dan belum berjalan dan akan dibicarakan lagi di tahun ini.  

“ ada tempat pembuangan sampah beberapa jenis didepan rumah, dari sini pemuda bisa berperan untuk membuangnya kepembuangan sampah yang sebelumnya dipilah untuk ditabung,” bebernya.

Ditambahkan, pemuda harus menjadi pondasi yang kuat bagi suatu daerah, Jangan sampai terlena dengan keberhasilan orang lain atau negara lain yang bisa menjadikan sampah menjadi barang yang berguna dan bermanfaat serta bernilai ekonomis.

“ Kita jangan hanya bisa jadi penonton, atas keberhasilan orang lain, karena rajin atau malas akan berdampak pada diri kita sendiri. Jangan takut bermimpi, wujudkanlah melalui bangunnya pemuda, artinya pemuda bukan hanya tidur dalam mimpinya tapi bagaimana harus bangun juga dalam mewujudkan mimpinya,” pesan Wahyu.

 Sementara Administrasi Bank Sampah Sekumpul Najla menjelaskan, dari seribu lebih nasabah yang ada sat ini, 630 diantaranya tercatat sebagai nasabah aktif. Mereka didominasi masyarakat yang berusia dewasa 30 tahun ke atas. Bukan saja berasal dari Kabupaten Banjar tapi juga berasal dari Kota Banjarbaru, baik perorangan maupun kelompok seperti beberapa instansi maupun sekolah.

“ Untuk menjadi nasabah, silakan ke Bank Sampah Sekumpul dengan syarat photocopy KTP dan sampah yang sudah dipilah, langsung mendapatkan buku tabungan dan saldonya,” ajaknya.

Reporter : Ronny
Editor : Ronny Lattar