Penempatan dan Perlindungan, Pekerja Migran Harus Formal

225

MARTAPURA,- Sosialisasi ini sebagai wadah komunikasi dalam tata kelola penempatan dan pelindungan pekerja imigran Indonesia. Merupakan sebuah momentum untuk dapat saling berkomunikasi, berkoordinasi, dalam rangka pelaksanaan tata kelola penempatan dan pelindungan pekerja imigran Indonesia yang lebih baik lagi di Kabupaten Banjar di masa yang akan datang.

Hal tersebut dikatakan Plt Asisten Perekonomian dan Pembangunan Ikhwansyah, saat mewakili Bupati Banjar H. Saidi Mansyur ketika membuka resmi Sosialisasi Migrasi Aman dan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, yang digelar Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertran) Kabupaten Banjar kerjasama Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI)  di Aula Barakat Kantor Setda Banjar, Rabu, (15/12) pagi.

“ Kegiatan ini tentunya sangat penting mengingat bahwa sektor ketenagakerjaan dan kegiatan terkait hajat hidup orang banyak sesuai UUD 1945 pasal 27 ayat 2: tiap-tiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan” ujarnya.

Ikhwansyah juga berharap kegiatan ini dapat membangun keselarasan dan kesefahaman antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah terkait penempatan dan pelindungan pekerja migran Indonesia.

Kepala Unit Pelaksana Teknis BP2MI Banjarbaru Wilayah Kerja Kalselteng Amir Hakim Abdi Sihotang mengungkapkan, koordinasi yang baik selama ini sudah terjalin dengan Kadisnaker Banjar dan berlanjut kerjasama kegiatan sosialisasi.

“ Sosialisasi ini sendiri diharapkan dapat memberikan masukan-masukan kepada peserta yang umumnya dari desa-desa di Kabupaten Banjar, agar materi yang disampaikan disebarluaskan di daerahnya masing-masing, terutama calon Pekerja Migran Indonesia tidak lagi berniat untuk bekerja di luar negeri secara non-prosedural” ungkapnya.

Sementara Kepala Disnakertran Banjar I Gusti Nyoman Yudiana juga mengungkapkan pihaknya sangat mendukung upaya yang dilakukan BP2MI.

“ Pekerja-pekerja migran di Kabupaten Banjar tidak ada lagi yang ilegal dan kita mendorong masyarakat calon pekerja migran memasuki lapangan kerja di luar negeri secara prosedural dan pada sektor yang formal,” jelasnya.

Penyerahan cinderamata sebagai apresiasi dari BP2MI kepada Pemkab Banjar, atas sinergi yang baik dalam pelaksanaan pelayanan penempatan dan pelindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI) diterima oleh Ikhwansyah.

Reporter : inka Regina
Editor : Ronny Lattar