Sudahkan Anda Pilah Sampah Dirumah

106

MARTAPURA,- Mangangkat tema “Bergerak Bersama Untuk Memilah Sampah Dari Rumah” program Takshow Bijak Kelola Sampah (Bakisah) Radio Suara Banjar, menghadirkan narasumber Kasi Kemitraan Pengelolaan Sampah DPRKPLH Banjar H Bentung Wibisono dan Direrktur Bank Sampah Sekumpul Martapura Dewi Heldayati, Kamis (08/06/2023) pagi.

Menurut Bentung Wibisono, dalam setiap rumah tangga pasti menghasilkan sampah, terutama ibu-ibu bisa mengetahui volume sampah tersebut. Misal dalam satu rumah tangga terdapat ada ibu, bapak dan dua anaknya. Diperkirakan satu orangnya menghasilkan sampah sekitar setengah kilogram perhari, sehingga jumlah total 2 kilogram perharinya. Sementara di Kabupaten Banjar ada ratusan ribu kepala keluarga.


“Jadi kami mengangkut sampah perhari kurang lebih 270 sampai 350 ton perhari, bisa dibayangkan itu sebagian besar merupakan sampah rumah tangga, ini menjadi tugas ibu-ibu untuk memilah sampahnya sendiri dari rumah. Namun tidak hanya ibu saja berperan, suami juga punya peranan penting dalam pemilahan sampah mulai rumah ini,” ujarnya.

Direktur Bank Sampah Sekumpul Dewi Heldayati menyebut tidak sulit memilah sampah dari rumah selama itu dimulai dari sumbernya. Dewi mencontohkan, sehabis minum air mineral maka kumpulkanlah botol dan gelasnya, agar tidak membuat kotor dan tidak malas untuk memilah.


“Yang membuat malas dan kotor jika sampah tadi dicampur dulu baru dipilah, jadi mulai sekarang kumpulkan dulu baru dipilah, biasanya sampah dari rumah juga seperti botol, gelas, kaleng, kemudian plastik kemasan (cup).  Biasanya dalam rumah tangga ada bekas kotak teh celup kemudian yang punya balita yaitu kotak susu dan itu semua dikategorikan kertas duplex karena hasil daur ulang plastik,” ujar Dewi.

Dirinya menambahkan, hal lain yang bisa dilakukan ketika di rumah punya acara atau hajatan. Keluarga atau yang membantu bisa diminta tolong untuk memisahkan dan mengumpulkan sampahnya agar tidak tercampur.

Dewi dan Bentung berpesan, mulailah pilah sampah dari awal, yaitu rumah dan masyarakat bersama bahu membahu berpartisipasi dalam penanganan sampah. Dimulai dari rumah tadi yang merupakan titik awal permasalahan sampah, karena jika dari awalnya salah dalam penanganan, maka dipastikan akan mencari kambing hitam, yang diharapkan tidak akan terjadi.

Reporter : Akhmad Effendy
Ronny Lattar : Ronny Lattar
Uploader : Suhendra