Berita

Sehari Tiga Karhutla Terjadi, Api Mendekati Permukiman di Cindai Alus

MARTAPURA – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Senin (7/9/2026) siang hingga sore. Sedikitnya tiga kejadian dilaporkan terjadi di Kecamatan Gambut dan Kecamatan Martapura.

Kejadian pertama berlangsung di Jalan Gubernur Soebardjo, Desa Malintang, Kecamatan Gambut. Di lokasi tersebut tidak tersedia sumber air untuk mendukung proses pemadaman.

Penanganan dilakukan petugas dengan merespons laporan melalui Pos Lapangan (Poslap) Beruntung Baru. Petugas melakukan upaya penanganan agar kebakaran tidak meluas.

Karhutla berikutnya terjadi di Kompleks Dinar Mulia, Desa Malintang Baru, Kecamatan Gambut. Sumber air di lokasi tersedia, namun kondisinya terbatas sehingga penanganan membutuhkan dukungan armada. Untuk memadamkan api, petugas mengerahkan armada tangki Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Sementara itu, kebakaran lahan kembali terjadi di kawasan Cindai Alus, Kecamatan Martapura. Kondisi di lokasi menjadi perhatian karena api dilaporkan mendekati permukiman warga.


Kekhawatiran warga tersebut terekam dalam sebuah video yang kemudian digunakan untuk meminta bantuan kepada petugas. Dalam rekaman tersebut, seorang warga terdengar mengatakan, “Api sudah mendekati rumah Mama Suci.” ucapnya.

Sumber air untuk penanganan kebakaran di kawasan Cindai Alus juga dilaporkan nihil. Kondisi tersebut menjadi salah satu kendala dalam upaya pemadaman. Penanganan selanjutnya dilakukan Posko Induk BPBD Kabupaten Banjar untuk mencegah api meluas dan mengancam permukiman warga di sekitar lokasi.

Tiga kejadian karhutla dalam sehari tersebut kembali menunjukkan tingginya potensi kebakaran lahan di tengah kondisi musim kemarau. Penanganan cepat dan dukungan sumber daya menjadi penting untuk mencegah api menjalar ke area permukiman.

 

Reporter: Ronny Lattar
Uploader: Suhendra

Terbaru

Dies Natalis ke-3 dan HUT ke-18 Yayasan Borneo Lestari Libatkan Warga Sekitar

Radio Suara Banjar

Hasil Kerajinan Oke, Tinggal Pemasaran Perlu Perhatian

Radio Suara Banjar

Upaya Pelestarian Transportasi Sungai, Bupati Banjar Buka Lomba Perahu Ketinting