MARTAPURA – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di kawasan Jalan Keramat, Tungkaran, Martapura, Sabtu malam (5/9/2026) malam.
Api yang mulai terlihat sekitar pukul 21.00 WITA tersebut berada di tengah lahan, kurang lebih 500 meter dari jalan raya, dan sempat membesar sebelum akhirnya berhasil dipadamkan secara keseluruhan pada pukul 00.00 WITA dini hari.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar, Wasis Nugraha, menjelaskan bahwa penanganan awal kebakaran lebih dulu dilakukan oleh relawan Brigade Pemadam Kebakaran (BPK) yang mendapati adanya titik api di lokasi tersebut.
“Melihat api yang terus membesar dan berada cukup jauh di tengah lahan, penanganan kemudian ditingkatkan menjadi operasi gabungan dan terorganisir,” ujarnya.
Merespons perkembangan situasi di lapangan, Bupati Banjar H Saidi Mansyur turun langsung ke lokasi kejadian didampingi Kepala Pelaksana BPBD Wasis Nugraha dan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Agus Siswanto, guna memberikan arahan langsung agar seluruh unsur terkait segera dikerahkan untuk melakukan pemadaman.
Atas instruksi tersebut, tim gabungan dari BPBD Banjar dan DPKP bergerak menuju lokasi, dibantu relawan BPK dari Buser 690 beserta jajaran anggotanya. Seluruh peralatan pemadam, mulai dari mobil tangki air hingga selang, dikerahkan penuh guna memastikan proses pemadaman berjalan optimal.
Salah satu tantangan utama dalam operasi ini adalah medan yang sulit dijangkau, karena titik api berada jauh di tengah lahan dan tidak dapat didekati langsung oleh kendaraan pemadam. Untuk mengalirkan air hingga ke sumber api, tim di lapangan harus menyambungkan selang secara estafet hingga mencapai 16 roll.
Proses ini berlangsung dalam kondisi gelap dan medan yang cukup berat, namun berkat koordinasi yang baik antara BPBD, DPKP dan relawan BPK, serta pemantauan langsung dari Bupati di lokasi, api akhirnya dapat dipadamkan seluruhnya tanpa menimbulkan korban jiwa maupun kerugian material yang berarti.
“Terima kasih kepada seluruh personel BPBD, DPKP dan relawan BPK yang telah bekerja cepat dan sigap dalam menangani kebakaran hingga larut malam,” ujarnya.

Ia juga mengimbau seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Banjar untuk senantiasa waspada terhadap potensi karhutla yang cenderung meningkat pada musim kemarau, terutama di kawasan-kawasan dengan lahan gambut dan semak belukar yang mudah terbakar.
“Masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, serta segera melapor kepada pihak berwenang apabila menemukan titik api atau asap di sekitar lingkungan tempat tinggal, agar bisa cepat diatasi sebelum api meluas,” pintanya.
Selain itu, ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, dunia usaha, dan relawan untuk terus bersinergi dengan Pemkab Banjar dalam menjaga kelestarian lingkungan serta mencegah terjadinya bencana kebakaran lahan yang dapat berdampak luas, baik terhadap kesehatan maupun keselamatan warga.
Dengan kehadiran langsung Bupati bersama jajaran BPBD dan DPKP di lokasi kejadian, serta sinergi yang telah terjalin antara pemerintah daerah, instansi terkait, dan relawan, diharapkan penanganan karhutla di Kabupaten Banjar dapat terus berjalan cepat dan efektif, sekaligus menjadi bentuk nyata kehadiran Pemkab Banjar dalam melindungi masyarakat dari ancaman bencana kebakaran hutan dan lahan.
Tim
Editor : Ronny Lattar
Uploader : Suhendra