Berita

Sekda Banjar Tekankan Akuntabilitas Kinerja, Wabup Serahkan Bonus Atlet Berprestasi

MARTAPURA – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Banjar H Yudi Andrea menekankan pentingnya akuntabilitas kinerja, integritas, dan disiplin aparatur sipil negara (ASN) dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang berorientasi pada hasil dan manfaat bagi masyarakat.

Hal tersebut disampaikannya saat menjadi pembina Apel Hari Kesadaran Nasional di halaman Kantor Bupati Banjar, Martapura, Senin (19/10/2026) pagi.

Dalam arahannya, Yudi mengatakan Hari Kesadaran Nasional menjadi momentum untuk mengingat kembali jati diri ASN, memperkuat disiplin, meneguhkan integritas, serta memperbarui komitmen dalam memberikan pelayanan publik.

Ia menilai, tantangan pemerintahan yang semakin kompleks menuntut pelayanan yang cepat, mudah, transparan, dan berkualitas. Di sisi lain, pemerintah juga dituntut mengelola anggaran secara efisien serta dapat dipertanggungjawabkan.

“Oleh sebab itu, kita harus terus memperkuat tata kelola pemerintahan yang berorientasi pada hasil. Akuntabilitas kinerja adalah kemampuan kita untuk membuktikan bahwa setiap program, kegiatan dan anggaran yang dilaksanakan benar-benar menghasilkan perubahan dan manfaat bagi masyarakat,” tegas Yudi.

Yudi menegaskan, membangun budaya kinerja bukan hanya menjadi tanggung jawab bagian perencanaan atau pengelola Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP), melainkan tanggung jawab seluruh pimpinan dan pegawai.

Ia mengajak seluruh ASN untuk mengubah pola kerja yang hanya berorientasi pada rutinitas menjadi budaya kerja yang mengutamakan hasil, manfaat, dan kolaborasi antarperangkat daerah.

“Kita harus bergerak dari budaya kerja berdasarkan rutinitas menuju budaya berdasarkan hasil, dari sekadar menyelesaikan kegiatan menuju pencapaian manfaat dan dari pola kerja terkotak-kotak menuju kolaborasi lintas perangkat daerah,” ajaknya.

Selain akuntabilitas kinerja, Yudi juga mengingatkan bahwa integritas harus menjadi fondasi dalam menjalankan tugas sehari-hari. Hal tersebut dapat diwujudkan melalui kedisiplinan waktu, penyelesaian pekerjaan sesuai standar, penyampaian informasi yang benar, perlakuan adil kepada masyarakat, menjaga aset pemerintah, serta keberanian menolak segala bentuk penyimpangan.

Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan bonus secara simbolis kepada atlet dan pelatih Kabupaten Banjar yang meraih prestasi pada sejumlah ajang olahraga, yakni PORPROV 2025, PEPARPROV 2025, FORNAS 2025, POPDA 2026, dan PESODA 2026.

Penyerahan bonus dilakukan Wakil Bupati Banjar Habib Idrus Al Habsyi didampingi Sekda H Yudi Andrea. Pemberian bonus tersebut merupakan bentuk apresiasi pemerintah daerah atas prestasi atlet dan pelatih yang telah mengharumkan nama Kabupaten Banjar.

Sejumlah penerima bonus secara simbolis di antaranya Asih Ridan, pelatih peraih emas pada lebih dari lima nomor cabang olahraga atletik, sebesar Rp45 juta. Kemudian Ratna Wati, atlet atletik perorangan peraih emas, menerima Rp30 juta.

Selanjutnya, Gusti Muhammad Seman, atlet peraih medali perak perorangan cabang olahraga sepak bola CP, menerima Rp20 juta. Radika Putra Prima, atlet peraih medali perak beregu cabang olahraga bola voli, menerima Rp3 juta.

Bonus juga diberikan kepada Wijayanti Martina Shella, atlet peraih medali emas perorangan cabang olahraga YPOK, sebesar Rp7,5 juta, serta Risma Ratnapuri, pelatih peraih medali emas perorangan cabang olahraga bocce, sebesar Rp4 juta.

Melalui momentum tersebut, Pemkab Banjar berharap penguatan akuntabilitas dan integritas ASN berjalan seiring dengan komitmen mendukung prestasi olahraga daerah serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

 

Reporter: Faidilah Rajani

Editor: Ronny Lattar

Uploader: Suhendra

Terbaru

Bangun Zona Integritas, Lima SKPD Banjar Dapatkan Penghargaan

Radio Suara Banjar

13 Perempuan di Kalsel Raih Penghargaan

Radio Suara Banjar

Dandim 1006 Martapura Lepas Rombongan Relawan, Bawa Bantuan Logistik ke Kotabaru

Radio Suara Banjar