Bawaslu Banjar Gelar Sosialisasi Pengawasan Pemilu Partisipatif

313

BANJARBARU,- Jumlah pengawas yang ada tidak  berbanding dengan yang diawasi dan wilayah pengawsanan satuan menjadi alasan digelarnya sosialisasi Pengawasan Pemilu Partisipatif tahun 2024 yang melibatkan semua unsur masyarakat.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kordiv SDM organisasi pendidikan dan pelatihan Bawaslu Provinsi Kalimantan Selatan Akhmad Muhclis saat membuka Sosialisasi, di Fave Hotel Banjarbaru, Selasa (29/11/2022) siang.

Dihadapan 90 peserta Akhmad Muchlis mengatakan, sosialisasi bertujuan untuk memberikan pengetahuan tentang kepemiluan, paling minimal masyarakat tahu akan larangan-larangan yang ada, dan dapat memberitahukannya kepada orang lain.

” Apalagi kalau bisa menjadi influenzer untuk menyampikan kepada orang lain,” ucapnya.

Hal yang sama juga di utarakan Ketua Bawaslu Banjar Fajeri Tamzidillah, minimnya jumlah anggota pengawas menjadi penyebab perlunya partisipasi semua elemen masyarakat untuk ikut serta melakukan pengawasan.

Pengawas pemilu yang dimiliki di tingkat kecamatan hanya 3 orang, tingkat desa 1 orang dan di TPS 1 orang.

” Untuk itulah partisipasi masyarakat diperlukan untuk mengurangi kecurangan-kecurangan sehingga hasil pemilu lebih baik dan berkualitas,” ujarnya.

Fajeri berharap dengan sosialisasi yang digelar bisa memberikan pengetahuan lebih kepada peserta, sehingga bisa mengawasi bersama setiap tahapan pemilu.

Sosialisasi mengusung tema Kelembagaan pengawas pemilu dan peran strategis masyarakat dalam pengawasan pemilu tahun 2024, direncanakan berlangsung dua hari dengan memberikan kesempatan tanya jawab, masukan serta saran dari peserta.

Reporter : Ronny
Editor : Ronny Lattar