Disdukcapil Banjar Miliki “Tambak Udang“

550

MARTAPURA,- Banyaknya jenis pelayanan yang dimiliki oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Banjar, membuat kantor tersebut harus membuat langkah-langkah strategis guna memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Berupaya memberikan pelayanan yang mudah dan nyaman seperti mottonya, “BUNGAS” atau (Berurusan Nyaman , Gratis dan Senang Hati).

Demikian diungkapkan Kepala Disdukcapil Banjar Azwar didampingi Kepala Bidang Pemanfaatan Data dan inovasi Pelayanan (PDIP) saat gelaran Dukcapil Menyapa Masyarakat, di Radio Suara Banjar, Selasa (10/11) siang.

Azwar menjelaskan, untuk mewujudkan “Bungas” tersebut pihaknya selalu mengupayakan adanya inovasi-inovasi terbaru. Seperti inovasi Loket Terpadu All in One “Bungas Hati”, Pelayanan Jemput Bola Administrasi Kependudukan (Jempol Pelanduk), Tambak Udang (Datang Melahirkan Bawa Akta Kelahiran untuk Dibawa Pulang), Pelayanan Pra UPTD  menuju  pelaksanaan Pelayanan UPTD, Pelayanan  Aplikasi STAR Banjar (Sistem Tertib Administrasi Banjar), Pelayanan Terpadu “INTAN” Banjar ( Itsbat Nikah dapat Buku Nikah dan Akta Kelahiran ), Penerbitan Kartu Identitas Anak (KIA), Selasa Hallo (Disdukcapil menyapa masyarakat) serta inovasi Tuntung Digawi Kami Kirimi.

“ untuk tuntung digawi kami kirimi tersebut kami kerjasama dengan kantor pos untuk mengantarkan dokumen milik pemohon sampai kerumahnya, jadi pemohon tidak perlu kekantor dukcapil cukup menunggu dirumah saja, dengan catatan handpone selalu aktif untuk memudahkan petugas yang mengantar”

Sementara terkait inovasi cukup menarik namanya “Tambak Udang” dijelaskan oleh Hayatun Nufus adalah untuk melayani masyarakat atau ibu bersalin di rumah sakit, dimana setelah melahirkan sekaligus langsung dapat mengurus pembuatan akta kelahiran.  Sehingga ibu yang habis melahirkan pulang dari rumah sakit sudah bisa langsung membawa akta kelahiran bayinya.

“ Disamping akta kelahiran, juga sekaligus mendapat Kartu Keluarga Baru yang didalamnya sudah tercantum nama anggota keluarga yang baru lahir tersebut, dengan catatan orang tua sudah mempersiapkan nama bayinya terlebih dulu, kalau tidak ada nama bayinya kita akan kesusahan mengisi datanya,” ujarnya.

Dikatakan inovasi Tambak Udang ini merupakan MoU kerjasama antara pihaknya dengan beberapa rumah sakit yang ada di Kabupaten Banjar, baik itu rumah sakit pemerintah maupun rumah sakit swasta.

 “ Hingga saat ini kami telah bekerjasama dengan 6 Rumah sakit, RSUD Ratu Zalecha, Ciputra Mitra Hospital, Pelita Insani, Mutiara Bunda, Rumah Sakit Danau Salak dan Rumah Sakit Aviciena Medika,” tambahnya. 

Lebih jauh Hayatun Nufus meminta kepada masyarakat yang menggunakan nomor-nomor layanan watshapp agar bisa bersabar untuk menunggu balasan pesan dari pihaknya. Karena petugas yang ada juga cukup kerepotan untuk membalas pesan yang masuk.

“tunggu saja balasan pesannya, apa yang diminta segera kirim, dan ingat jangan kirim pesan secara berulang, karena itu merugikan pemohonan sendiri, dengan antrian yang lebih lama lagi atau kembali ke awal. Yang kita layani setiap harinya cukup banyak minimal 350 pemohon, jadi cukup kerepotan juga,” tutupnya.

Reporter : Ronny Lattar
Editor : Ronny Lattar