Berita

Jangan Dibuang, Tapi Bisa Dijadikan Uang

MARTAPURA,- Bijak kelola sampah bisa dari mana saja sudut pandangnya, termasuk dari perspektif kesehatan, karena banyak pandangan yang salah selama ini tentang sampah.

Masyarakat ketika sudah membuang sampah, akan tidak peduli lagi dengan sampah yang dibuang, apakah merugikan masyarakat atau tidak dari sisi kesehatan.

Hal ini diungkap oleh Sanitarium Ahli Madya Dinkes Banjar Syarifuddin pada talkshow Bijak Kelola Sampah ( Bakisah ) di studio Radio Suara Banjar, Kamis ( 17/02/2022) pagi.

Menurutnya, secara garis besar sampah dibagi dua jenis organik dan on organik.  Ketika mengelola sampah maka akan bisa memberikan sisi manfaat bagi kesehatan.

” Sampah yang tak terpilah apalagi sampai membusuk mengakibatkan sumber penyakit bagi kita, jadi jangan tunggu harus penuh sampah itu dan tertumpuk di rumah kita,” jelas Syarifuddin.

Talkshow kali ini juga hadir Gusti Rahmah Manager Administrasi dan Keuangan Bank Sampah Sekumpul yang memberikan informasi tentang kegiatan dan mengajak masyarakat yang belum menjadi nasabah bisa bergabung dengan Bank Sampah Sekumpul dengan membawa sampah terpilah dan fotokopi KTP.

” Saat ini kami juga bekerjasama dengan baik bersama pemerintah daerah, kami mendapatkan bantuan sarana prasarana untuk operasional, selain dengan pemerintah kami juga bekerjasama dengan beberapa pihak swasta,” ungkap Rahmah.

Rahmah mrnambahkan, sampah memiliki nilai ekonomis dan bahkan punya Bennefit tinggi. di Bank Sampah Sekumpul, pihaknya juga mengedukasi masyarakat, tentang pemahaman sampah bukan hanya untuk dibuang, tapi bisa ditabung dijadikan uang.

Baik Syarifuddin dan Rahmah berpesan kepada masyarakat agar dapat memilah sampah dengan baik, kemudian membiasakan hidup sehat dan bersih, demi kesehatan lingkungan, diri pribadi dan masyarakat.

Rilis : Akhmad Effendy
Editor : Ronny Lattar

Terbaru

Siaga Banjir, Perahu Fiber Siap di Pengaron

Radio Suara Banjar

Harga BBM Naik, Ini Penjelasannya

Radio Suara Banjar

Raperda Pengelolaan Sampah, Karhutla Hingga BUMDes Masuki Tahap Harmonisasi

Radio Suara Banjar