MARTAPURA – Siswi SMP Mitra Kasih, Khalesha Khaira Syahbana, berhasil mengharumkan nama Kalimantan Selatan setelah terpilih menjadi perwakilan provinsi pada ajang Pemilihan Putra Putri Pelajar Indonesia 2026 tingkat nasional yang akan digelar pada 24 Juni mendatang.
Ajang bergengsi berskala nasional tersebut bertujuan mencari pelajar teladan yang mampu menjadi role model bagi generasi muda tingkat SMP dan SMA dari berbagai daerah di Indonesia.
Menjelang pelaksanaan kegiatan, Khalesha yang saat ini duduk di bangku kelas VII SMP Mitra Kasih berbagi pengalaman serta persiapannya menghadapi kompetisi nasional tersebut dalam program talkshow Radio Suara Banjar, Rabu (10/6/2026) pagi.
Khalesha mengungkapkan, dirinya pertama kali mengetahui informasi mengenai ajang tersebut melalui media sosial. Setelah itu, ia mengikuti serangkaian tahapan seleksi yang dimulai dari pemberkasan hingga audisi secara daring melalui Zoom bersama tim penyeleksi nasional.
“Pada saat audisi saya mendapatkan beberapa pertanyaan dari tim penyeleksi. Alhamdulillah, saya dinyatakan lolos dan dipercaya menjadi perwakilan Kalimantan Selatan untuk mengikuti tahap selanjutnya di tingkat nasional,” ujarnya.
Menurut Khalesha, dukungan dari keluarga dan sekolah menjadi salah satu faktor penting yang mendorong dirinya untuk terus berkembang. Ia menyebut SMP Mitra Kasih turut mendukung program yang diusungnya, salah satunya melalui pembentukan Bank Sampah Remaja di lingkungan sekolah.

“Dukungan dari sekolah dan orang tua sangat besar. Di Mitra Kasih sekarang sudah ada Bank Sampah Remaja yang didukung oleh sekolah dan menjadi salah satu program yang saya bawa dalam ajang Putra Putri Pelajar,” katanya.
Pengalaman mengikuti kompetisi bukan hal baru bagi Khalesha. Sebelumnya, ia pernah berpartisipasi dalam ajang Nanang Galuh Banjarmasin dan berhasil meraih posisi Wakil 11. Pengalaman tersebut menjadi bekal berharga dalam mempersiapkan diri menghadapi kompetisi tingkat nasional.
Untuk menghadapi penilaian dewan juri, Khalesha terus meningkatkan kemampuan public speaking serta memperluas wawasan mengenai budaya Banjar. Ketertarikannya terhadap budaya daerah juga diwujudkan dengan mempelajari alat musik tradisional panting yang kini telah dapat dimainkannya.
Selain itu, Khalesha mengaku mendapatkan dukungan dan apresiasi dari Bupati Banjar H. Saidi Mansyur. Dukungan tersebut semakin menambah motivasinya untuk memberikan hasil terbaik bagi daerah.
“Beberapa waktu lalu saya sempat bertemu dengan Bupati Banjar. Beliau sangat mendukung dan mengapresiasi keikutsertaan saya dalam ajang ini. Saya merasa senang dan bangga bisa bertemu banyak orang hebat, termasuk Bapak Bupati,” ungkapnya.
Menutup perbincangan, Khalesha menyampaikan pesan motivasi kepada generasi muda agar tidak takut bermimpi dan terus berusaha meraih cita-cita. Ia mengutip pesan Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno, yang menurutnya menjadi inspirasi dalam menjalani setiap proses kehidupan.
“Bermimpilah setinggi langit, karena jika engkau jatuh, engkau masih berada di antara bintang-bintang. Pesan itu mengajarkan bahwa selalu ada harapan dan kesempatan meski mengalami kegagalan. Karena itu, jangan pernah berhenti mencoba dan memberikan yang terbaik untuk meraih keberhasilan,” tuturnya.
Reporter: Akhmad Effendy
Editor: Ronny Lattar
Uploader: Suhendra