Upaya Menangkal Terorisme, Radikalisme dan Saparatisme

365

MARTAPURA,- Bertajuk ” Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 ” webinar Literasi Digital yang diselenggarakan oleh Kemenkominfo RI wilayah Martapura Kabupaten Banjar digelar melalui zoom meeting, Senin ( 27/09  ) siang.

Dipandu Shabrina Anwari sebagai moderator, webinar berdurasi 120 menit tersebut menghadirkan Keynote Speech Bupati Banjar H. Saidi Mansyur, Key Opinion Leader Indi Arisa yang juga seorang MC, Host, Presenter dan Podcaster.

Beberapa narasumber yang akan memberikan materi yang bermanfaat dengan topik mengasyikkan seperti M. Risanta seorang Dosen STIE Pancasetia Banjarmasin, Martin Anugrah seorang Digital Creator Cameo Project dan Amiruddin seorang Dosen Institut Agama Islam Darussalam.

Amiruddin, salah satu narasumber yang juga sebagai dosen IAID Martapura tersebut menyampaikan terkait ” Literasi Digital Dalam Menangkal Terorisme, Radikalisme dan Saparatisme “.

Menurutnya, Radikalisme negatif didefinisikan sebagai suatu sikap yang mendambakan perubahan secara total dan bersifat revolusioner dengan menjungkirbalikkan nilai-nilai yang ada secara drastis lewat kekerasan dan aksi-aksi yang ekstrem.

” Ada beberapa sikap yang bisa dikenali dari sikap dan paham radikal seperti Intoleransi ( tidak mau menghargai pendapat dan keyakinan orang lain ), Fanatik ( selalu merasa benar sendiri menganggap orang lain salah ), Ekslusif ( membedakan diri dari umat Islam umumnya ) dan menggunakan cara-cara kekerasan untuk mencapai tujuan “, ungkapnya.

Dirinya menambahkan ada 3 faktor yang menyebabkan proses radikalisasi berjalan dari intoleransi, radikalisme ke terorisme yaitu faktor domestik, internasional dan kultural.

Adapun upaya pencegahan dalam Menangkal Terorisme, Radikalisme dan Saparatisme seperti memperhatikan kredibilitas website, bandingkan dengan ilmu yang kita miliki, diskusikan konten yang ditemukan dengan orang sekitar, bandingkan dengan laman daring lainnya dan kunjungi laman www.jalandamai.org. yang mana di laman tersebut terdapat review website yang layak untuk dibaca dalam hal penambahan wawasan keagamaan.

Reporter : Rifky Ziadne
Editot : Ronny Lattar