Berita

Pemkab Banjar Siap Implementasikan WEFSRID, Kementerian Apresiasi Kesiapan Data

MARTAPURA – Pemerintah Kabupaten Banjar mengikuti zoom meeting terkait penjelasan Program Water Energy Food Security for Regional Integrated Development (WEFSRID) yang disampaikan Direktur Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri RI (Ditjen Bina Bangda) Kemendagri RI, di Ruang kerja Bupati Banjar, Senin (27/4/2026) siang.

Kegiatan tersebut dipimpin Sekda Banjar H Yudi Andrea bersama Kepala Bapperida Anna Rosida Santi, Kepala BPKPAD Nashrullah Shadiq, Kepala DKPP Sipliansyah, Kepala Dinas Pertanian Warsita dan sejumlah SKPD lainnya sebagai bagian dari upaya penguatan perencanaan pembangunan daerah berbasis integrasi sektor.

Dalam pemaparannya, Ditjen Bina Pembangunan Daerah Dr.Ir Restuardy Daud menjelaskan bahwa program WEFSRID merupakan pendekatan pembangunan terintegrasi yang menghubungkan sektor air, energi dan pangan guna mendukung ketahanan daerah secara berkelanjutan.

Program ini menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dan lintas wilayah dalam menghadapi tantangan global, seperti perubahan iklim, krisis energi, serta ketahanan pangan. Melalui WEFSRID, pemerintah daerah didorong untuk menyusun kebijakan dan program yang saling terintegrasi, sehingga mampu meningkatkan efisiensi dan efektivitas pembangunan.

Sementara Sekda Yudi Andrea menyambut baik pelaksanaan zoom meeting tersebut. Menurutnya, konsep integrasi dalam program WEFSRID sejalan dengan arah pembangunan daerah yang berfokus pada keberlanjutan dan pemanfaatan sumber daya secara optimal.

“Program ini sangat relevan untuk mendukung ketahanan air, energi, dan pangan di daerah. Kami berharap dapat mengimplementasikan konsep ini dalam perencanaan pembangunan di Kabupaten Banjar,” ujarnya.

Yudi menyebut program ini dirancang sebagai langkah integrasi untuk mendukung program prioritas nasional, termasuk Makan Bergizi Gratis (MBG) dan penguatan Koperasi Merah Putih.

Tiga komponen utama yang menjadi sasaran program ini meliputi perbaikan dan pembangunan saluran irigasi, ketahanan air dan energi. Dalam usulan tersebut, Pemkab Banjar telah memetakan empat wilayah kecamatan sebagai daerah percontohan diantaranya Kecamatan Karang Intan, Martapura Barat dan Kecamatan Beruntung Baru.

Pemerintah pusat memberikan apresiasi atas kesiapan Kabupaten Banjar. Hingga saat ini, Pemkab Banjar diketahui telah merampungkan sekitar 80 persen data teknis yang dibutuhkan oleh kementerian.

“Data kami sudah siap, bahkan pihak kementerian cukup terkesan karena 80 persen data yang dibutuhkan sudah siap. Kami juga memiliki pengalaman dalam menjalankan program serupa sebelumnya,” pungkas Yudi.

 

Reporter : Rifky Zidane

Editor : Ronny Lattar

Uploader : Suhendra

Terbaru

Warga Binaan Lapas Karang Intan Ikuti Pelatihan Bersertifikat

Radio Suara Banjar

Kementan dan GAPKI Bantu Korban Banjir di Kabupaten Banjar

Radio Suara Banjar

Ikuti Webinar Literasi Digital, Indonesia Makin Cakap Digital

Radio Suara Banjar