BANJARBARU – Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar pembukaan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XVIII Tahun 2026, di Aula BPSDMD Provinsi Kalsel, Banjarbaru, Rabu (10/6/2026) pagi.
Kegiatan tersebut dihadiri Gubernur Kalsel H Muhidin, Deputi Bidang Penjaminan Mutu Pengembangan Kapasitas dan Pembelajaran Aparatur Sipil Negara LAN RI, Army Winarti, Kepala BPSDMD Provinsi Kalsel H Faried Fakhmansyah, serta para kepala daerah se-Kalsel atau perwakilannya. Pemerintah Kabupaten Banjar diwakili Sekretaris Daerah H Yudi Andrea.
Gubernur H Muhidin yang secara resmi membuka pelatihan menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting karena BPSDMD Kalsel kembali menyelenggarakan PKN Tingkat II setelah sempat vakum selama empat tahun.
Menurutnya, pelatihan tersebut bertujuan mencetak Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berakhlak, memiliki kepemimpinan adaptif serta mampu menghadirkan inovasi nyata guna mempercepat pembangunan daerah dan memperkuat tata kelola pemerintahan di Kalsel.

“Pelatihan ini berfokus pada ketahanan strategis, yaitu mengarahkan reformasi birokrasi untuk memperkuat sektor pangan, ketahanan bencana, energi dan pertumbuhan ekonomi,” ujar Muhidin.
Ia menegaskan, tantangan pembangunan yang semakin kompleks membutuhkan sosok pemimpin birokrasi yang profesional, inovatif dan mampu beradaptasi dengan berbagai perubahan.
Selain itu, pelatihan juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas kelembagaan sekaligus mendukung peningkatan mutu dan akreditasi penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan di Kalimantan Selatan agar memenuhi standar nasional.

PKN Tingkat II Angkatan XVIII Tahun 2026 mengusung tema “Kepemimpinan Adaptif Dalam Mendukung Pembangunan Berkelanjutan Melalui Tata Kelola Pemerintahan Untuk Mewujudkan Sumber Daya Bidang Pangan, Bencana, Energi dan Ekonomi.”
Pelatihan dijadwalkan berlangsung mulai 10 Juni hingga 15 Oktober 2026. Sebanyak 60 pejabat struktural eselon II dari berbagai instansi pemerintah mengikuti program tersebut sebagai bagian dari upaya penguatan kapasitas kepemimpinan birokrasi di daerah.
Reporter: Faidillah Rajani
Editor: Ronny Lattar
Uploader: Suhendra