Berita

Pemkab Banjar Perkuat Ketahanan Daerah melalui Evaluasi IKD 2026

MARTAPURA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Perhitungan Mandiri Indeks Ketahanan Daerah, di Aula Kantor DPRKPLH, Martapura, Kamis (30/7/2026) pagi.

Rakor dibuka oleh Sekda Banjar H Yudi Andrea didampingi Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan Haris Utomo serta narasumber dari Bidang Kesiapsiagaan BPBD Provinsi Kalsel Ariamsyah. Dihadiri 50 peserta terdiri dari BPBD Kalsel, BWS Kalimantan III serta sejumlah undangan.

Forum ini merupakan momentum penting dalam memperkuat sinergi antara perangkat daerah serta pemangku kepentingan guna melakukan pengukuran dan evaluasi terhadap kondisi ketahanan daerah secara objektif, komprehensif dan berbasis data.

Sekda Yudi Andrea menyampaikan bahwa Indeks Ketahanan Daerah (IKD) merupakan instrumen strategis yang memberikan gambaran mengenai tingkat ketahanan suatu daerah dalam menghadapi berbagai tantangan, ancaman, hambatan dan gangguan baik dari bencana alam maupun non alam.

“Melalui pengukuran ini, kita dapat mengidentifikasi kekuatan sekaligus mengantisipasi titik-titik kelemahan yang perlu diperbaiki,” ujarnya.

Yudi juga menginstruksikan seluruh perangkat daerah untuk menyajikan data yang valid, akurat dan dapat dipertanggungjawabkan dalam proses penilaian IKD. Hal ini krusial agar hasil pengukuran mampu mencerminkan kondisi riil Kabupaten Banjar di lapangan.


“Hasil dari evaluasi IKD 2026 ini nantinya tidak hanya menjadi angka pencapaian, melainkan akan dijadikan landasan utama dalam penyusunan kebijakan, perencanaan pembangunan daerah, mitigasi risiko, hingga peningkatan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat,” tambahnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, tolak ukur keberhasilan pembangunan suatu daerah tidak hanya dilihat dari pertumbuhan ekonomi atau persentase pembangunan infrastruktur semata, tetapi juga dari kemampuan daerah dalam menjaga stabilitas, meningkatkan ketahanan sosial, memperkuat tata kelola pemerintahan serta menjaga kelestarian lingkungan demi mewujudkan masyarakat yang tangguh.

Di akhir, Yudi mengajak seluruh peserta untuk berperan aktif memberikan masukan dan memperkuat koordinasi lintas sektor agar dokumen IKD 2026 dapat menjadi acuan yang konkret dan tujuan bagi arah pembangunan Kabupaten Banjar ke depan.

 

Reporter : Rifky Zidane
Editor : Ronny Lattar
Uploader : Suhendra

Terbaru

Program Disbudporapar Banjar Bina Pemuda Menjadi Pengusaha

Radio Suara Banjar

LPTQ Kabupaten Banjar Gelar Rakerda, Evaluasi Program Kerja dan Persiapan MTQ 2026

Radio Suara Banjar

Sukses Jalankan Tugas, Paskibra Ramah Tamah Dengan Jajaran Pemkab Banjar  

Radio Suara Banjar