MARTAPURA – Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang merembet ke kawasan perkebunan membuat petani karet di Desa Tungkaran, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar, berjuang melindungi sumber penghidupan mereka.
Sabtu (12/9/2026), Pak Min bersama istrinya terlihat berjibaku mengamankan kebun karet milik mereka dari ancaman api. Dengan peralatan seadanya, keduanya menyusuri areal perkebunan yang mulai terdampak kebakaran untuk memadamkan sisa bara dan mencegah api meluas ke tanaman karet.
Kondisi di sekitar kebun tampak menghitam akibat lahan yang terbakar. Kepulan asap dan sisa bara masih menjadi ancaman, sehingga Pak Min terus melakukan penjagaan sejak sehari sebelumnya.
“Ya seadanya, asal api jangan masuk kebun aja. Dari kemarin sudah saya jaga. Kalau sempat kena api, getah karetnya tidak mau keluar lagi, bahkan pohonnya bisa mati,” ujar Pak Min.

Kekhawatiran tersebut berkaitan dengan keberlangsungan produksi getah karet yang menjadi sumber penghidupan keluarganya. Tanaman karet yang terdampak kebakaran berisiko mengalami kerusakan dan penurunan produksi, terlebih apabila api menjalar ke bagian pohon.
Di lokasi yang sama, Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) Bumi Selamat Rescue (Buser) 690 Kabupaten Banjar turut melakukan pemadaman. Tim yang dipimpin Ketua Buser 690, Hasan Hamdan, berupaya mengendalikan api yang membakar vegetasi semak belukar agar tidak meluas ke areal perkebunan.
Kesulitan mencari sumber air menjadi salah satu kendala dalam proses penanganan. Petugas harus mengandalkan armada tangki untuk menyuplai air ke lokasi kebakaran.
Setelah berjibaku cukup lama, petugas berhasil memadamkan api. Namun, kewaspadaan tetap diperlukan mengingat sisa bara dan kondisi lahan yang terbakar berpotensi memicu kembali kebakaran.

Perjuangan Pak Min dan istrinya menggambarkan upaya masyarakat menjaga sumber penghidupan di tengah ancaman karhutla. Pencegahan sejak dini serta penanganan cepat menjadi langkah penting untuk mencegah api meluas dan menimbulkan kerugian yang lebih besar.
Reporter: Agus Fahlivi
Editor: Ronny Lattar
Uploader: Suhendra