Banjar Masuk Program Yess Kementan RI, Siapkan Regenerasi Pertanian

310

MARTAPURA,- Pemerintah Indonesia melalui Kementrian Pertanian RI, dengan program Yess ( Youth Enterpreneurship And Employment Suport Service ) yang menyasar kepada peningkatan sektor wira usaha muda di Indonesia di bidang pertanian, selaras dengan Indonesia yang sebagian besar mempunyai lahan pertanian yang cukup baik.

Kegiatan yang digelar oleh Distrik Multi Stakeholder bidang pertanian, di ikuti oleh perwakilan dari Kementerian Pertanian RI secara virtual ini, dibuka  Kepala Bappedalitbang Banjar Galuh Tantri Narindra yang mewakili Bupati Banjar, di Command Center Barokah Martapura, Rabu (16/09) siang.

Laporan Project Manager Budi Santoso mengatakan, Distrik Multi Stakeholder Forum dilaksanakan di tiga Kabupaten di Kalimantan Selatan, dan mensosialisasikan kegiatan Yess tersebut di tiga Kabupaten di maksud. Dimana kegiatan tersebut merupakan kerjasama dengan pihak Kementan RI dengan maksud regenerasi petani di Indonesia.

Sementara itu Direktur Program Yess Indonesia Idha Widya dari Kementan RI tak lupa mengucapkan  terimakasihnya kepada Kabupaten Banjar, yang sudah memberikan kontribusinya di program ini. Diketahui bersama kegiatan Yess dilaksanakan sejak 2018 dan 2020 ini memasuki fase kegiatan di beberapa Kabupaten di Indonesia, salah satunya yang terpilih Kabupaten Banjar.

“Hampir semua negara berkembang mempunyai masalah regenarasi pertanian, dan program Yess dapat menjadikan wirausahawan milenial yang berkualitas disekotor pertanian,” Ujarnya.

Mewakili Bupati Banjar, Kepala Bappedalitbang Kabupaten Banjar Galuh Tantri Narindra menjelaskan tentang potensi yang ada di Kabupaten Banjar, dan sektor pertanian menjadi skala prioritas, kemudian disisi sektor ekonomi juga sudah cukup baik, dan mengalami kenaikan setiap tahunnya.

Program Yess Kementan RI, dilaksanakan sejak tahun 2018 lalu, dan saat ini memasuki fase pelaksanaan dan kebijakan stake holder di beberapa Kabupaten / Kota terpilih, salah satunya di Kabupaten Banjar.

Reporter : Akhmad Effendy
Editor : Ronny Lattar