Bappeda Litbang Akan Kawal Rencana Kerja Forum Komunikasi TSP

127

KERTAK HANYAR,- Forum Komunikasi Tangggung jawab Sosial Perusahaan (TSP) membentuk satu wadah untuk menyusun rencana kerja bersama dalam bersinergi antara pemerintah dengan perusahaan di wilayah kerjanya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program TSP/CSR, sehingga dapat membantu kebutuhan dasar masyarakat seperti pendidikan, kesehatan dan akses terhadap pekerjaan.

Hal tersebut diutarakan Kepala Bidang Ekonomi dan Sumber Daya Alam Bappeda Litbang Kabupaten Banjar Santi Nurlaela usai pengukuhan Forum Komunikasi TSP Periode 2024-2029 di Hotel Tree Park Kertak Hanyar, Jumat (29/9/2023) pagi.

Dikatakannya, peran Bappeda Litbang dalam Forum Komunikasi ini adalah sebagai mitra yang nantinya ikut mengawal serta mendampingi sejauh mana prioritas daerah bisa diintervensi oleh perusahaan. Diakuinya, peran Bappeda Litbang diantaranya adalah menyampaikan data dan informasi yang menjadi prioritas daerah.


“ Dari 49 perusahaan yang diundang kiranya sekitar 40 lebih perusahaan yang hadir dan dikukuhkan, namun perusahaan yang tidak hadir tersebut sudah termuat didalam SK forum komunikasi TSP,” ungkapnya.

Santi menyebut, selain pihak perusahaan juga hadir dari SKPD Pemkab Banjar yang merupakan tim Koordinasi Fasilitasi TSP yang nantinya sebagai mitra yang mendampingi serta mengawal rencana kerja TSP/Corporate Social Responsibility (CSR) kedepannya.

 

Sementara Nor Qomariyah Specialist CSR PT Banjar Bumi Persada (BBP) dan PT Mitra Agro Semesta (MAS) menyampaikan, tahun lalu pihaknya sudah memulai program CSR terutama di Kecamatan Simpang Empat, Mataraman dan Cintapuri Darussalam yang ada di 6 desa termasuk dilingkup operasional kerjanya. hal inilah yang membuat pihaknya mendapat penghargaan dalam penilaian kontribusi strategis yang bersinergi dengan program prioritas pembangunan daerah.


“Tidak hanya PT BBP tetapi juga ada beberapa perusahaan lainnya yang mendapatkan termasuk PT MAS yang sedang mendorong Program Iklim (Proklim) yang sifatnya berkolaborasi dengan pemerintah daerah terutama di Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Kabupaten Banjar,”imbuhnya.

Lebih jauh Nor mengungkapkan dalam program CSR secara serapan dana pihaknya telah memberikan sebesar 70 persen lebih dari dana keseluruhan di PT BBP sebagai salah satu operasional kegiatan atau industri yang ada di Kabupaten Banjar.

“Jadi ini yang kita prioritaskan dan ada cost tersendiri yang termasuk di 8 aspek menjadi pegangan kami di Kepmen 1824 2018 dan ini sinergi dengan Perda No 16 Tahun 2014 tentang TSP yang ada di Kabupaten Banjar,”pungkasnya.

 

Reporter : Rifky Zidane
Editor : Ronny Lattar
Uploader : Suhendra