Journalist Camp III, Presiden Baret78 Berikan Penghargaan Kepada  Gubernur Kalsel

127

KARANG INTAN,- Disambut dengan tarian tradisional Dadas suku Dayak Ma’anyan, Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor, buka resmi Journalist Camp III di Puncak Tahura Sultan Adam Mandiangin, Sabtu (11/03/2023) pagi.

Usai memukul gong sebagai tanda dibukanya Journalist Camp III, Gubernur Kalsel  diberikan penghargaan sebagai Regional Leader Who Cares About Cultural Arts, yakni pemimpin daerah peduli seni dan budaya, yang diserahkan Presiden Baret78 Faturrahman.

Tingginya penggunaan internet dan media sosial di Indonesia ini, menurut Paman Birin juga harus diimbangi dengan peningkatan kemampuan literasi media, baik sosial, digital maupun sejenisnya.
Oleh karenanya, ia berharap pelaku bisnis media online, termasuk jurnalis dapat bahu-membahu dalam meningkatkan kemampuan literasi masyarakat Indonesia, khususnya di Kalimantan Selatan.


“Saya menaruh harapan, khususnya kepada pelaku bisnis media online, media sosial, termasuk didalamnya para jurnalis, dapat bersama-sama meningkatkan kemampuan literasi media bagi masyarakat dan generasi muda kita,” harapnya.

Ketua Pelaksana, Sayyid Maulana Ahmad sampaikan terima kasihnya kepada Gubernur Kalsel dan undangan lainnya yang telah mensupport kegiatan. Menurutnya, Journalist Camp III bertujuan untuk memberikan pelatihan dasar mengenai dunia jurnalistik kepada lapisan masyarakat, baik mahasiswa, pelajar, lembaga, hingga instansi pemerintah.

“Ini adalah tahun ketiga kita melaksanakannya, semoga lancar,” ungkapnya.

Sayyid berharap, peserta dapat memanfaatkan ilmu yang diberikan dengan baik, untuk kedepannya bisa membawa kebaikan bagi masyarakat dengan keahlian jurnalistik yang diperoleh.


Turut hadir Ketua PWI Kalsel Zainal Helmie, Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Mochammad Rifa’i, Dir Intelkam Polda Kalsel Kombes Pol Sentot Adi Dharmawan, Ketua JMSI Kalsel Milhan Rusli, Kepala Disporabudpar Banjarbaru Ahmad Yani Makkie.

Reporter : Rifky Zidane
Editor : Ronny Lattar
Uploader : Suhendra