Sinergitas Polsek Aranio Dengan MPA Atasi Karhutla  

41

MARTAPURA,- Sedikitnya hampir 2 hektare lahan terbakar pada 4 kali peristiwa kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) selama bulan Agustus hingga September 2023 di Kecamatan Aranio Kabupaten Banjar. Hal tersebut diungkapkan Kanitbinmas Polsek Aranio Apitu Yahinuddin saat gelaran talkshow Halo Polisi di Radio Suara Banjar, Kamis (14/9/2023) siang.

Dari 4 kali karhutla tersebut peran dari kelompok Masyarakat Peduli Api (MPA) sangat membantu dalam penanganan. Ia menilai MPA sangat efektif melakukan pemantauan atau deteksi dini terhadap adanya titik api.

“ Alhamdulillah karhutla yang terjadi cepat diatasi sehingga tidak berdampak luas. Kalau meluas tentu kami akan koordinasi dengan BPBD dan Heli Water Boombing karena disitu kawasan hutan lindung,” ucapnya.

Terbentuknya MPA di Kecamatan Aranio pada tahun 2021 lanjut Yahinuddin berawal dari repotnya menangani karhutla yang terjadi tanpa melibatkan masyarakat. Meski sempat mengalami kesulitan saat pembentukan karena respon yang agak kurang dari masyarakat, namun dengan pendekatan dan sosialisasi yang dilakukan akhirnya MPA bisa dibentuk.


MPA Aranio beranggotakan 15 orang dengan anggota rata-rata pemuda yang dilengkapi dengan peralatan penanganan karhutla oleh Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan.

” Pengalaman sebelum adanya MPA kita kewalahan, sekarang sudah ada penaganan lebih efektif, mereka mobilitas dari posko ke posko yang ada dihutan, komunikasi jalan,” jelasnya.
MPA Aranio memiliki fasilitas mobil, tandon, kepyok dan tas ransel isi air sekitar 15 liter yang dinilai sangat efektif untuk penanganan karhutla di perbukitan yang tidak mudah dijangkau.

Yahinuddin menambahkan, saat ini para petani sedang mempersiapkan lahan mereka untuk bercocok tanam. Sosialisasi akan dampak dari membakar lahan pun disampaikan bersama MPA dan pihak lainnya seperti Dinas Kehutanan, Manggala Agni, tokoh masyarakat, pemuda dan tokoh adat setempat.

” Alhamdulillah bersama Kapolsek langsung kita sosialisasi dan petani mau untuk tidak membakar lahan. Saat ini mereka siapkan lahannya kemungkinan saat musim hujan nanti musim tanam,” ujarnya.

Reporter : Bagus F
Editor : Ronny Lattar
Uploader : Suhendra