Vaksinasi Kolaborasi di Martapura Dipantau Kapolri Secara Virtual

199

MARTAPURA,- Polres Banjar menggelar vaksinasi untuk mencapai Herd Immunity, dan dipantau langsung Kapolri secara virtual. Vaksinasi Polri Presisi ini merupakan kolaborasi bersama mahasiswa, BEM dan OKP serentak di seluruh Indonesia, untuk Kabupaten Banjar digelar di RTH Albasia, Selasa (29/3/2022) pagi.

Bupati Banjar H Saidi Mansyur dan Kapolres Banjar Doni Hadi Santoso menghadiri kegiatan ini. H Saidi Mansyur terlihat menyapa para siswa SDN Cindai Alus 2 yang mengikuti vaksinasi. Telihat pula para mahasiswa yang mendaftar vaksinasi, diikuti masyarakat yang terjaring pemeriksaan kartu vaksin di sekitar lokasi kegiatan.

Mardiah, orang tua siswa Ahmad Ramadhan mengungkapkan dirinya merasa lega karena sudah divaksin untuk dosis kedua.

“Ini kami sudah vaksin kedua, Alhamdulillah,” ujarnya.

Ahmad Ramadhan mengatakan sedikit takut ketika akan divaksin, akan tetapi setelah divaksin ia mengaku hanya merasakan sedikit rasa sakit.

Kepala Bagian Operasional Polres Banjar Abdul Mufid mengimbau masyarakat untuk ikut vaksinasi di RTH Albasia, Martapura, dan menjelaskan secara rinci capaian vaksinasi Kabupaten Banjar.

“Untuk pencapaian vaksinasi di wilayah Kabupaten Banjar sudah cukup tinggi. Vaksin 1 umum 87,09 persen dan vaksin 2 umum 55,43 persen. Antusias warga lumayan bagus dan perlu ditingkatkan lagi. Saran untuk warga, lakukan vaksinasi sesuai anjuran pemerintah,” katanya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar Yasna Khairina yang hadir dalam kegiatan ini mengapresiasi kerjasama TNI, Polri, Dinkes hingga Disdik dan Kemenag, yang telah menjalankan program masional vaksinasi secara bersama-sama.

“Kami dari Dinkes sangat terbantu oleh TNI dan Polri. Selain itu Dinas Pendidikan dan Kemenag juga terlibat. Vaksinasi yang dilaksanakan setiap hari ini diharapkan bisa mendorong percepatan vaksinasi di Kabupaten Banjar,” ujar Yasna.

Yasna menambahkan pentingnya bahu-membahu dalam menghadapi pandemi bersama-sama untuk wilayah Kabupaten Banjar, yang pencapaiannya berdampak pada percepatan vaksinasi nasional.

Reporter : Inka Regina
Editor : Ronny Lattar