26 Tahun Berdiri, Kerja Ikhlas dan Utamakan Keselamatan

3,406

MARTAPURA,- Berdiri sejak 1 Juni 1996 Satuan Tugas Sosial (Satgasos) Penangulangan Bencana Kebakaran (PBK) Barakat Murung Pelabuhan Martapura punya banyak cerita suka dan duka, ketika  menanggulangi bencana kebakaran di Kabupaten Banjar.

Dipelopori pendiri Alm Anwar Bek, salah satu kader Karang Taruna di Murung saat itu mendapatkan bantuan dari provinsi Kalsel berupa mesin untuk pemadam kebakaran. Kemudian gayung pun bersambut, Bupati Banjar saat itu Abdul Madjid memfasilitasi dan mendukung keberadaan PBK Murung Pelabuhan dalam pelakasanaan tugasnya.

Sepenggal cerita ini dijelaskan oleh Ketua PBK Murung Pelabuhan Nunung Suryani di sesi talkshow di Radio Suara Banjar, Selasa (23/08/2022) pagi.

Nunung Suryani yang juga salah satu pendiri menjelaskan, Keberadaan sebuah PBK berfungsi bukan saja pada kejadian kebakaran namun juga penanganan bencana lainnya.

Suryani juga mengatakan, bahwa hubungan antar sesama pemadam kebakaran di Kabupaten Banjar saat ini terjalin dengan baik, dengan semangat kekeluargaan juga saling tukar pengalaman satu sama lainnya.

Sesama anggota lanjut Suryani biasanya melakukan sharing seputar alat pemadam dan pengalaman penanganan kebakaran.

” Saat ini PBK Murung Pelabuhan juga di bawah naungan Buser 690 namun masih perlu ditingkatkan terutama pada sesi pertemuan khusus, setidaknya ada pertemuan dalam perminggunya, namun sekali lagi ditekankan persatuan terjalin sangat baik di semua barisan pemadam kebakaran dan tak ada yang namanya saling bersaing satu sama lain” ujar Suryani.

Mendampingi sesi talkshow kali ini Ahmad Sam’ani akrab dipanggil Abang Isam merupakan driver di PBK Barakat menjelaskan, persiapan sebelum lomba ketangkasan Sabtu lalu, pihaknya melaksanakan latihan rutin secara full selama tiga pekan dan akhirnya berbuah menjadi juara pada Lomba Ketangkasan Pemadam Kebakaran Swasta 2022 yang digelar Buser 690 Banjar.

” Pengalaman selama jadi driver, selain siap 24 jam juga perlu kesabaran ketika berada di perjalanan menuju lokasi kebakaran. Dalam hal ini keselamatan anggota dan keselamatan pengguna jalan adalah tanggung jawab utama” ungkapnya.

Hal penting yang diakui baik oleh Nunung Suryani maupun Sam’ani adalah mental anggota PBK Murung Pelabuhan yang luar biasa, bekerja secara ikhlas namun dengan tanggung jawab penuh, meski seluruh pendanaan dilakukan secara swadaya, tak menjadikan sebuah hambatan dalam melakukan aktifitas.

Diakhir sesi Suryani dan Abang Isam berpesan kepada masyarakat agar tetap waspada setiap saat akan musibah kebakaran, dan mendukung langkah pemadam dalam melaksanakan tugasnya, juga mengucapkan terimakasih atas kepercayaan dan bantuan dilapangan yang diberikan pada saat terjadi musibah kebakaran.

Reporter : Akhmad Effendy
Editor : Ronny Lattar