Berita

Nongkrong di Kafe Kini Bisa Sekaligus Menambah Wawasan Lewat Banjar Corner

MARTAPURA – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Banjar menghadirkan inovasi Banjar Corner, sebuah sudut baca di kafe yang bertujuan mendekatkan budaya literasi kepada masyarakat. Melalui program ini, masyarakat dapat memanfaatkan waktu bersantai di kafe untuk membaca berbagai koleksi buku.

Kepala Dispersip Kabupaten Banjar, Kencana Wati, mengatakan Banjar Corner merupakan upaya menghadirkan layanan perpustakaan di ruang publik sehingga masyarakat tidak lagi harus datang ke perpustakaan untuk mengakses bahan bacaan.

“Literasi tidak harus selalu dilakukan di perpustakaan. Kami ingin masyarakat bisa membaca di mana saja, termasuk saat sedang bersantai di kafe. Dengan begitu, membaca menjadi kebiasaan yang menyenangkan dan dekat dengan kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Menurut Kencana, pesatnya perkembangan kafe di Kabupaten Banjar menjadi peluang untuk menghadirkan ruang literasi yang lebih inklusif. Selain menjadi tempat berkumpul, kafe diharapkan dapat berfungsi sebagai ruang belajar, berdiskusi dan mencari inspirasi, terutama bagi kalangan generasi muda.

Sebagai tahap awal, Banjar Corner telah tersedia di Melankolis dan Sega Coffee Brew, Martapura. Kedua lokasi tersebut dipilih sebagai proyek percontohan karena memiliki jumlah pengunjung yang tinggi serta mendapat dukungan dari pemilik usaha.

Program tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Sejumlah pengunjung mulai memanfaatkan koleksi buku yang disediakan, bahkan salah satu pemilik kafe berinisiatif menyiapkan ruang khusus yang nantinya akan dikembangkan menjadi perpustakaan mini.


Dispersip juga menyiapkan koleksi bacaan yang beragam, mulai dari novel populer, buku motivasi, pengembangan diri hingga buku anak, sehingga dapat dinikmati oleh berbagai kalangan.

Kencana menegaskan, di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, budaya membaca tetap memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

“Membaca buku tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga melatih kemampuan berpikir kritis, meningkatkan empati, memperkaya sudut pandang, serta memperkuat kecerdasan emosional yang dibutuhkan dalam kehidupan maupun dunia kerja,” katanya.

Melihat antusiasme masyarakat, Dispersip berencana memperluas Banjar Corner ke sejumlah wilayah lain seperti Kecamatan Gambut, Kertak Hanyar, dan kawasan potensial lainnya di Kabupaten Banjar agar akses terhadap bahan bacaan semakin mudah dijangkau.

“Kami ingin literasi menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat. Semakin mudah masyarakat menemukan buku, semakin besar pula peluang tumbuhnya budaya membaca di Kabupaten Banjar,” ujar Kencana.

Ia pun mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, memanfaatkan Banjar Corner sebagai ruang belajar yang nyaman dan inspiratif.

“Mari manfaatkan Banjar Corner. Sambil menikmati suasana kafe, kita juga bisa memperluas wawasan. Sebab, kebiasaan membaca hari ini akan menjadi bekal untuk menciptakan generasi Kabupaten Banjar yang lebih cerdas, kreatif, dan berdaya saing di masa depan,” pungkasnya.

 

Tim
Editor : Ronny Lattar
Uploader : Suhendra

Terbaru

Karhutla di Perbatasan Banjarbaru dan Martapura  

Radio Suara Banjar

Kakanwil KemenkumHAM dan Jajaran Kunjungi Kwarda Kalsel

Radio Suara Banjar

Banjar Masifkan Vaksinasi Masyarakat

Radio Suara Banjar